PERBEDAAAN BATU BACAN DAN BATU HIJAU GARUT

Batu Bacan dan Hijau Garut itu masih dalam jenis Chalcedony. Batu Bacan masuk ke dalam chrysocola-in-Chalcedony, jadi memang ada kemiripan tapi yang membedakan adalah chrysocolanya. Chrysocola sendiri memegang peranan penting dari pembentukan warna pada batu Bacan, terdiri dari blue-green, bluish-green, greenish-blue, green-green dsb. Chalcedony mempunyai tingkat kekerasan sampai tingkat 8 Skala Mohz. Tidak semua batu Bacan ditemukan dalam bentuk kristal. Hal ini dikarenakan kandungan kapur di dalamnya, tetapi kapur ini seiring berjalannya waktu dapat hilang biasanya diiringi dengan naiknya skala Mohz pada batu Bacan. Selain itu, uniknya batu Bacan mempunyai perkembangan range Mohz yang jauh, yang mungkin tidak dimiliki oleh jenis bebatuan lain, antara 4,2-8 skala Mohz.

Garut dengan Chalcedony Bungbulang yang masyhur. Bacan, Crysocolla-Chalcedony (Gem Silika ), di Indonesia ini hanya Bacan yang bermetamorfosa dari Crysocolla-Chalcedony kearah Chalcedony. Butuh kesabaran dalam merawat dan memperlakukan batu Bacan agar menjadi kristal yang indah. Bacan mengkristal dan berubah warna dengan cepat seiring kontaminasi logam ke Crysocolla. Perbedaan struktur tanah mempengaruhi cepat lambatnya proses pengkristalan batu Bacan. Jenis Crysocolla-Chalcedony itu cuma ditemukan di 4 tempat diseluruh dunia dan salah satunya di kepulauan Bacan ini.

“Sulit membedakan batu bacan Doko dengan batu Garut bagi orang awam”

“Batu Garut dengan bacan Doko sepintas sulit dibedakan baik dari bahan baku maupun yang sudah jadi. Kembali lagi kepada pedagang sekarang banyak yang memanfaatkan kelemahan penggila batu bacan,” tuturnya.

Menurutnya Batu Bacan memiliki serat-serat khusus jika disenter. Hal itu yang membedakan bacan doko dengan batu mulia Garut.

“Kalau sudah di poles keduanya memiliki harga yang tinggi tetapi banyak pedagang yang nyari untung dengan jual bahan baku batu Garut semahal harga bahan baku Bacan Doko. Secara proses pembentukan Bacan Doko kita dapat prediksi tetapi Batu Garut tidak dapat diprediksi meski lama kita tunggu bisa-bisa amsiong tak ada harganya karena tidak dapat terbentuk,” ujarnya.

Pedagang Batu Bacan pun juga mengatakan jika yang asli maka guratan hitam akan memudar jadi hijau. Hal itu juga dapat dilihat dari kelincinan batu.

“Sangat berbeda dari segi bentuk bisa dibedakan jika pengemar batu”

Selain itu ada cara aman bagi pembeli yang hendak memiliki batu bacan. Menurutnya Bacan kristal selalu memiliki sertifkat keaslian.

“Sebenarnya tinggal kita tanya apa ada surat-surat atau tidak biasanya kalau tidak ada surat dan sudah berbentuk kristal hijau ini perlu dipertanyakan keaslianya,”

4 Comments

Add a Comment
  1. Ada cara khusus untuk membedakan batu bacan dengan batu garut nggak? Sebaiknya beli batu bacan yg sudah ada sertifikatnya klo gitu

  2. Bedanya bacan belum sempurna dari chrycolla hingga menjadi chalcedony, sedangkan ijo garut sudah sempurna awal pembentukan chalcedony,,terus kenapa bisa mahal??lebih mahal dari ruby dan intan??apakah bacan anda masih chrycolla yg lembek??seharusnya bacan kristal seharga ijo garut kristal pula

  3. Mana ada bacan sampai 8mohs saya pernah melakukan pengetesan pada bacan kristal yg bernilai puluhan juta hanya menyentuh 6mohs itupun lebih keras hijau garut chalcedony,,coba anda menjual bacan anda yg ratusan juta djual kluar negri ??saya rasa lebih bernilai kecubung/amethyst dengan kekerasan 7mohs….untuk pasran luar negri…

  4. Betul itu ijo garut lebih ISTIMEWA, KARENA SUDAH MENGKRISTAL, TIDAK USAH NUNGGU KAPURNYA HILANG SPT BACAN, KARENA HIJAU GARUT KRISTAL GA ADA KAPURNYA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons