PROTES SEPEDA MOTOR: SEHARUSNYA YANG DIBATASI ITU MOBIL BUKAN MOTOR

PROTES SEPEDA MOTOR: SEHARUSNYA YANG DIBATASI ITU MOBIL BUKAN MOTOR
Kali ini para pengendara sepeda motor benar-benar tidak puas dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemda DKI Jakarta. Mereka mengkritik kebijakan Gubernur Jakarta yang melarang sepeda motor untuk memasuki jalur utama di Ibu Kota.
Hal ini disampaikan oleh Rio kepada megapolitan.kompas.com (6/1/2015). Ia mengungkapkan bahwa beban biaya dan juga waktu tempuh perjalanan kini bertambah lama. Apalagi setelah keluar pernyataan dari pemerintaha akan memperluas pelarangan sepeda motor di jalur protokol lainnya.

Menurut para bikers, seharusnya yang dilarang itu bukan motor tetapi mobil karena dari ukuran dan spase jalan yang digunakan, mobil itu bisa seukuran empat motor. Karena itulah seharusnya bukan hanya motor, namun juga mobil ikut diberikan pembatasan.
Pengendara lain sepeda motor, lainnya mempertanyakan kompensasi berupa bus gratis dari pemerintah. Deira mempertanyakan apakah nantinya bus gratis dapat efektif digunakan para pengendara sepeda motor yang terdampak pelarangan tersebut.
Saat ini semua pengendara sepeda motor berharap pemerintah membenahi dulu sarana transportasi umum secara maksimal. “Transportasi (umum) dibenahi, dan kalau bisa, janji-janjinya dipenuhi untuk membuat alat transportasi yang murah dan layak,” ujar Rio.
Sebagian pengendara sepeda motor menganggap kebijakan ini menyulitkan mereka.

pelarangan sepeda motor (1)

pelarangan sepeda motor (2)

pelarangan sepeda motor (3)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons