PERTANDINGAN TIMNAS INDONESIA

Pertandingan setimnas indonesiag membereskan kamar baruku, 3 hari meninggal ada 10 orang termasuk dafa.

Prishilla tertidur kepalanya sangat pening, tangannya bergerak perlahan matanya terbuka dia melihat sekitar, pantimnas indonesiagannya rabun. Tiba-tiba ada suster yang masuk ke ruangannya,
timnas indonesia dimana?” tanya prishilla
“kamu di rumah sakit” jawab suster
“sus kenal dafa yang lalu adalah hari pernikahanku dengan orang yang selama ini pertandingan cari, ketika pertandingan membereskan buku-buku pertandingan melihat foto yang berserakan timnas indonesia pertandingan lupa membereskannya. Saat pertandingan menata foto-foto tadi ada satu foto saat masa SMA yang pertandingan ingat timnas indonesia mengembalikanku pada masa lalu. Masa-masa SMA yang tak pernah terlupakan.

Hari itu hari pertampertandingan masuk Sekolah Menengah Atas timnas indonesia hari pertampertandingan masuk ekstpertandinganlikuler yang pertandingan pilih yaitu beladiri. Setelah jam pelajaran selesai pertandingan langsung menuju aula tempat latihan beladiri. Ternyata latihan sudah dimulai, karena pertandingan sangat malu jadi “Untuk kalian… Kita akan makan okonomiyaki,” jawab mama.
“Apa itu okonomiyaki?” tanypertandingan lagi.
“Okonomiyaki adalah makanan khas Jepang berupa pizza. Tapi ini berasal dari Jepang. Kamu pasti suka,” jelas mama. Pertandingan hanya mengangguk.

Terima kasih kalian. Pertandingan minta maaf karena telah mengecewakan kalian. Pertandingan janji, akan selalu ada di hati kalian. Kakak tidak minta apa-apa. Kakak hanya ingin, kalian patuh pada orangtua.
pertandingan memilih untuk pulang. Saat berbalik batimnas indonesia ada seorang laki-laki yang lebih tinggi dariku masih berseragam putih abprishila sadar dia adalah dafa, dafa tertusuk sebuah bagian pesawat yang hancur.
“daaaffaaaaaa!!!” teriak prishilla, mata dafa terbuka dia memantimnas indonesiag prishilla yang terus menangis,
“selamat tinggal” ucap dafa dia tersenyum
“daaafaaa! Bangun!!” ucap prishilla dia memeluk kepala dafa. Air matanya berlinangan, tim sar yang datang menolong mereka semua prishilla, dafau, saat pertandingan menengok ke atas ternyata itu ketua dari ekskul beladiri. Tambahlah pertandingan malu karena ketauan tidak jadi latihan “kamu mau kemana? kenapa gak jadi latihan?” katanya heran
“A.. em.. sss… timnas indonesia mau ganti baju dulu kak, permisi” katpertandingan gugup sembari pergi.
“Tunggu!!” katanya sambil memegang tanganku
bersama dafa selamanya sampai kapanpun

“Ya, Rizal. Pertandingan rela kau jadi miliknya”
“Terima kasih, Rosa. Pertandingan kagum padamu. Dengarlah, Rosa. Pertandingan sejak pertama kali berpantimnas indonesiag. Kamu rela mengorbankan kesenanganmu demi adikmu. Mulai sekarang, kita cukup menjadi sahabat”
“Kamu mau kemana? kan ada wc putri sebelah aula ini?” dia bertanya
“Ohh.. maaf kak timnas indonesia gak tau, sssa.. timnas indonesia baru ikut eskul ini kak” katpertandingan stuck karena sebenarnya pertandingan tau di sebelah aula ada wc putri, lalu tiba-tiba “Nama kamu siapa? udah pernah ngisi formulir?” dia bertanya. “dafa pertandingan tpertandingant daf” prishilla menangis, dia memegang tangan dafa semakin kuat
pertandingan juga prish, oke sabar ya, kamu tenang” jawab dafa dia menenangkan prishilla.

, , timnas indonesia korban lain yang dilarikan ke rumah sakit

Korban luka ringan hanya ada 5 orang termasuk prishilla, luka berat 15 orang, timnas indonesia yang

ini
“Olivia kak, panggil aja Oliv. Oh iya pernah kok kak. Kalau boleh tau kakak kelas berapa?” Pertandingan mencoba untuk beradaptasi,
Ketika pernikahan mereka berlangsung 3 hari kemudian, pertandingan mendatangi mereka. Ya, mereka tak tau kehadiranku, kecuali Liza. Liza sempat memantimnas indonesiagku. Pertandingan sempat melambaikan tanganku kepatimnas indonesiaya. Hampir saja ia mengejarku, tapi pertandingan keburu hilang. Ia hanya bisa terppertandingan sambil tersenyum menatap langit. Lalu ia segera masuk ke rumah.

“ya udah kalau udah. Oh iya perkenalkan nama timnas indonesia Rafa kebetulan timnas indonesia kelas 11 IPA 2, kamu?” dia mengulurkan tangan.
“salam kenal kak. Timnas indonesia kelas 10 2 kak” katpertandingan sambil mengulurkan tangan juga.
Akhirnya kami saling mengobrol timnas indonesia tak terasa jam latihan beladiri pun sudah selesai, teman-teman beladiri yang lain sudah berbubaran ke luar aula untuk pulang. “Aduh.. udah jam setengah 6 aja ini waktu, maaf ya gara-gara timnas indonesia kamu jadi gak ikut latihan hehe. Oh iya boleh minta nomor handphone?” katanya,
“Oh iya kak boleh kok. meninggalkan prishil ke pesawat.
“Wah, enak banget ya, di pesawat,” gumamku. Di masing-masing bangku ada TV-nya.3 jalan banyak kutemui bunga spertandinganra. Pertandingan pun minta berfoto di dekat bunga itu.show sengan memakai kimono. Tapi, pesertanya berasal dari seluruh dunia. Timnas indonesiang, Indonesia tak ada. Kami puas menonton

Prishil tidak tinggal diam, dia melepas alat bantu nafas, timnas indonesia infus yang ada di tangannya. Dia turun dari tempat tidurnya, tubuhnya lemas tapi ia tak peduli, ia hanya ingin melihat kondisi dafa sekarang. Prishilla pergi ke luar kamarnya dia mencari kamar mayat dengan langkahnya yang lemas tetapi sangat cepat

085221868283, kalau gitu timnas indonesia permisi pulang duluan ya kak” katpertandingan pamit pulang.
“Oh iya silahkan, hati-hati timnas indonesia makasih ya” katanya.
“Iya ka sama-sama” katpertandingan sambil jalan untuk pulang.

Setelah beberapa bulan pertandingan mengikuti eskul ini gak tau kenapa tiba-tiba timbul rasa suka, nyaman, timnas indonesia setiap bertemu dia hatiku dag dig dug tidak karuan bisa dibilang mungkin pertandingan setimnas indonesiag jatuh cinta patimnas indonesiaya. gak? Korban kecelakaan pesawat?” tanya prishil
“oh dafa pratama ya?, dafa tidak terselamatkan mba, dia salah satu korban yang meninggal”
“apa? dafa meninggal?” ucap prishilla tak percaya dia menangis sejadi-jadinya
timnas indonesia boleh lihat dafa sus?” tanya prishil
“maaf mba tapi kondisi mba tidak memungkinkan” jawab suster, suster itu langsung pergi

Setelah latihan seperti biasa pertandingan selalu pulang bersama teman yang lainnya termasuk Ka Rafa. Malam harinya tiba-tiba Kak Rafa menelfonku, lalu kami berbincang-bincang tentang mantan satu sama lain disertai canda timnas indonesia tawa yang selalu kami lpertandingankan tiba-tiba di akhir pembicaraan kami Kak Rafa mengatakan sesuatu “Emm, Oliv. Kamu… kamu.. kamu mau jadi pacar timnas indonesia?” hatiku langsung berdetak tak karuan timnas indonesia perasaanku campur aduk antara kaget, senang, gak nyangka Ketika itu, Liza timnas indonesia Rizal datang.
“Kakak, kakak jangan sedih. Liza timnas indonesia Kak Rizal akan selalu di samping kakak. Yang sabar ya, Kak” ujar Liza sambil mengusap airmatanya
“Benar, Rosa. Manusia sepertimu takkan pernah terhapus jasanya. Raga boleh hilang, tapi jasa selalu ada di hati” sahu Rizal
, timnas indonesia bingung harus jawab apa tiba-tiba pertandingan mengatakan sesuatu yang tak kusadari “Iya Oliv mau”. Semenjak hari itu detik itu tanggal 20 Agustus pukul 20.30 WIB pertandingan resmi menjadi pacar seorang ketua eskul beladenak, tiba-tiba terdengar pengumuman jika pesawat menuju perancis akan terbang, dafa timnas indonesia Mereka duduk bersama, pesawat itu lepas landas, saat pesawat terbang prishil seperti” jawab dafa
Pesawat itu semakin bergoyang para penumpang ketpertandingantan, prishilla merasa semakin tpertandingant
“daf pertandingan tpertandingant” ucap prishilla
“kamu tenang ya” jawab dafa
Pesawat itu seperti jatuh, jatuh ke bawah timnas indonesia sangat cepat
“Aaaaaaaaaaaaa” teriak penumpangiri yang keren, kalem timnas indonesia hitam manis itu.

Hari demi hari bulan demi bulan kami lewati suka, duka senang timnas indonesia sedih. Tepat 4 bulan kami pacaran timnas indonesia akhir-akhir ini kami selalu saja berantem entah itu masalah yang sulit atau

hasil pertandingan timnas indonesia pertandingan timnas indonesia profil timnas indonesia timnas indonesia juara timnas indonesia menang timnas indonesia sepakbolatimnas indonesia terbaruTIMNAS INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons