TEKNOLOGI CVT DARI NISSAN TIDAK SELAMANYA NYAMAN

Teknologi CVT adalah kependekan dari Continuously Variable Transmission. Disebut demikian sehingga para pengendara bisa merasakan sensasi lembut dan halus saat pergantian transmisi sehingga kenyamanan berkendara akan terasa maksimal.

Selain itu, teknologi CVT ini dikatakan oleh Nissan bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar karena memindahkan rasio gigi seiring bertambahnya akselerasi kecepatan, ketimbang dari satu gigi ke gigi lain.

nissan juke

Namun, CVT kerap dikritik karena sejumlah konsumen merasa transmisi tidak berfungsi karena tidak terasa perpindahan gigi. John Curl, Manajer Nissan Amerika Utara yang bertanggung jawab pada sedan kecil, mobil sport, dan listrik mengatakan, perusahaan mau merespons kritikkan yang ada di masyarakat terhadap teknologi tersebut.

Hal ini sangat mengejutkan pabrikan Nissan dan segera merespon dengan membuat sebuah sistem transmisi baru yang disebut dengan D-Step. Teknologi D-Step ini sengaja diciptakan agar konsumen menyatakan kehilangan sensasi “entakan” ketika berpindah gigi.

Dengan peranti lunak itu, sensasi pindah gigi akan terasa lebih mengentak di sekitar putaran mesin 4.000 rpm, tergantung dari kondisi kecepatan kendaraan. Jadi seperti terasa adanya perpindahan gigi, seperti transmisi otomatis konvensional.

Sayangnya, teknologi ini belum akan masuk ke Indonesia Loh… lha teknologinya aja baru disematkan di mobil-mobil Nissan di Eropa dan Amerika pada tahun ini. Indonesia? Kapan Ya… Open-mouthed smile

mobil nissan juke

mobil nissanjuke

Comments

Add a Comment
  1. saya pakai grand livina . . .enjoy aja . . .

  2. Saya menggunakan Grand Livina CVT dan sangat nyaman menggunakannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons