Diwarnai 2 Kartu Merah, Myanmar Tekuk Timnas U-19

NILAHCOM, Jakarta – Diwarnai dua kartu merah, Timnas Indonesia U-19 menelan kekalahan 1-2 dari Timnas Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7/5/2014) malam WIB.

20140508_002208_muhammad-fatchu-rochman

Indonesia lebih dahulu mencetak gol melalui Putu Gede. Myanmar membalas melalui Aung Thu dan Nanda Kyaw.

Partai tersebut diwarnai oleh dua kartu merah untuk kedua kesebelasan. Pemain Indonesia yang mendapat kartu merah adalah Ichsan Kurniawan. Sedangkan Myanmar adalah Nan Wai Min.

Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, masih mengandalkan formasi 4-3-3 dengan menurunkan trio penyerang Maldini Pali, Ilham Udin dan Dimas Drajad. Posisi Hansamu Yama Pranata digantikan oleh Ryuji Utomo.

Sementara itu, Myanmar melakukan perubahan formasi. Kali ini pelatih Gerd Friedrich Horst menerapkan formasi 4-4-2 dengan mengandalkan dua penyerang, Than Paing dan Nan Min Aung.

Jalannya pertandingan:

Timnas U-19 tak bisa menghasilkan serangan berbahaya sejak sepuluh menit pertama. Motor serangan Garuda Muda, Evan Dimas, mendapat pengawalan ketat dari gelandang Myanmar, Yan Lin Aung.

Semenit kemudian, penyerang Myanmar, Tan Paing melepaskan tendangan kaki kanan dari jarak jauh. Namun bola hasil sepakannya masih bisa ditangkap oleh Awan Setho.

Peluang pertama Garuda Muda tercipta di menit ke-12. Ilham Udin memberikan umpan silang mendatar dari sisi kanan pertahanan Myanmar. Bola disambar oleh sepakan kaki kanan Maldini Pali. Bola yang mengarah ke pojok kanan bawah gawamg masih bisa ditepis Myo Min Latt.

Menit ke-19, aksi solo run Maldini Pali di depan kotak penalti Myanmar. Pemain bernomor punggung 15 itu melepaskan tendangan kaki kanan setelah melewati dua pemain Myanmar. Sayang bola hasil sepakan Maldini masih membentur pemain bertahan Myanmar.

Peluang emas kedua dimiliki Timnas U-19 pada menit ke-23. Tendangan keras kaki kanan Ilham Udin dari dalam kotak penalti Myanmar masih menyamping tipis di sebelah kanan gawang Myon Lin Latt.

Empat menit kemudian, Indonesia berhasil merobek gawang Myanmar melalui sontekan Ilham Udin. Sayang, hakim garis mengangkat bendera pertanda off side.

Hingga menit ke-35, Evan Dimas belum bisa melepaskan kawalan ketat yang dilakukan oleh Yan Lin Aung. Ke mana pun Evan Dimas bergerak, pasti selalu ditempel oleh pemain Myanmar bernomor punggung 29 itu.

Empat menit kemudian, Evan berhasil lepas dari kawalan Yan Lin Tan. Dia melepaskan tendangan kaki kanan dari depan kotak penalti Myanmar. Namun, bola mendatar hasil sepakannya masih melebar di sebelah kanan gawang Myo Min Latt.

Pada menit ke-42, Myanmar mendapat peluang emas dari depan kotak penalti Timnas U-19. Sepakan kaki kanan Nan Wai Min masih bisa ditangkap oleh Awan Setho.

Timnas U-19 akhirnya mencetak gol di menit ke-45+2. Berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan oleh Ilham Udin. Bola disundul oleh Putu Gede tanpa bisa dihentikan oleh Myo Min Latt. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 untuk keunggulan Indonesia.

Di awal babak kedua, Indonesia mendapat petaka. Pada menit ke-49, Indra berniat menggantikan Ichsan Kurniawan dengan Zulfiandi. Namun Ichsan yang mengulur-ngulur waktu mendapat kartu kuning kedua. Alhasil, Garuda Muda pun harus bermain dengan sepuluh pemain.

Dua menit kemudian, Zulfiandi akhirnya masuk ke lapangan. Dia menggantikan Maldini Pali. Dengan masuknya Zulfiandi, Indra kini menerapkan formasi 4-3-2.

Bermain dengan sepuluh pemain, Timnas U-19 mendapat banyak tekanan dari Myanmar. Bola lebih sering berada di lini pertahanan Garuda Muda. Namun sayangnya, tidak ada peluang yang berbahaya hingga menit ke-60 ke gawang Awan Setho.

Laga menjadi imbang dari segi jumlah pemain pada menit ke-65. Pemain Myanmar, Nan Wai Lin, melakukan tekel keras kepada Ilham Udin. Nan Wai Lin pun mendapat kartu merah dari wasit Thorik Alkatiri.

Tiga menit berselang, Dinan Javier melepaskan tendangan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Namun bola masih bisa ditepis oleh Myo Min Latt.

Peluang emas Garuda Muda di menit ke-76, Dinan melepaskan umpan matang kepada Evan Dimas yang berada di dalam kotak penalti. Sayang, sepakan pemain nomor punggung 6 itu tidak menemui sasaran.

Pemain Myanmar, Chit Hla Aung melepaskan sepakan kaki kanan dari jarak jauh. Namun, bola masih melebar di sebelah kanan Awan Setho. Peluang itu terjadi pada menit ke-78.

Peluang Timnas U-19 pada menit ke-81 dari kaki Yabes Roni. Tapi sepakan kaki kanannya dari dalam kotak penalti Myanmar masih berada di atas gawang Myo Min Latt.

Aung Thu berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-88. Sepakan Aung Thu dari depan kotak penalti Indonesia berhasil merobek gawang Garuda Muda.

Petaka untuk Timnas U-19 terjadi di menit ke-90. Ryuji Utomo melanggar Aung Thu di kotak terlarang, wasit pun memberikan tendangan penalti untuk Myanmar.

Nanda Kyaw menjadi algojo tendangan penalti. Dia mengirim bola ke kiri gawang Timnas U-19. Awan Setho bergerak ke arah berlainan.Skor berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Myanmar.[yob]

Susunan pemain

Indonesia: 12. Awan Setho; 2. Putu Gede, 23. Ryuji Utomo, 13. Sahrul Kurniawan, 5. Fatchu Rochman; 24. Ichsan Kurniawan, 17. Paulo Sitanggang, 6. Evan Dimas; 7. Dimas Drajad (Dinan Javier ’66), 20. Ilham Udin (Yabes Roni ’79), 15. Maldini Pali (Zulfiandi ’51)

Myanmar: Myo Min Latt; Htike Htike Aung, Naing Lin Tun, Nanda Kyaw, Nai Way Min; Yan Naing Oo (Aung Thu ’75), Swan Htet Aung (Tan Zaw Myo ’53 (Kyaw Thu Tun ’86)), Chit Hla Aung, Yan Lin Aung; Than Paing (Shwe Wun Tun ’22), Nan Min Aung (Kway Thu Tun ’71).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons