LCGC AGYA, AYLA, BRIO, Wagon R dipastikan sulit Minum Premium

KABAR BURUK BUAT PEMAKAI LCGC. Berhubung banyaknya pengguna mobil Agya, Ayla, Brio dan Wagon R yang meminum bensin bersubsidi (premium) maa pemerintah akan segera memastikan bahwa mobil LCGC tersebut tidak akan bisa meminum premium lagi. Memang rencana awal pemerintah dengan mobil LCGC ini adalah untuk mengurangi konsumsi bahan bakar bersubsidi. Sejak dipasarkan September 2013 lalu, mobil murah menjadi kambing hitam membengkaknya subsidi karena konsumsi Premium yang semakin besar.


Menteri Perindustrian Mohamad Suleman Hidayat nampaknya cukup serius dengan rencana mengganti nozzle pompa bensin yang membuat mobil Low Cost Green Car (LCGC) tidak bisa diisi premium. MS Hidayat hari ini bertemu dengan Pertamina dan asosiasi pabrikan kendaraan (Gaikindo) di kantornya di Jakarta.

Salah satu cara yang ditempuh oleh Pemerintah dengan memerintahkan produsen mobil untuk mengecilkan lubang tangki bahan bakar mobil LCGC sehingga tidak bisa menampung ujung selang (nozzle) dispenser bahan bakar bersubsidi. Daihatsu Ayla dan Toyota Agya sudah menggunakan lubang tangki bahan bakar kecil. Tapi, nozzle yang digunakan di mayoritas SPBU masih belum diseragamkan dengan diameter lebih besar, sehingga membuat pengisian bahan bakar Premium tetap bisa dilakukan. Saat ini, pemerintah tengah mempersiapkan payung hukum mengenai aturan tersebut.  Penerapan kebijakan tersebut memerlukan persiapan dari produsen mobil LCGC dan PT Pertamina untuk menyesuaikan ukuran nozzle dan lubang nozzle.

“Diameter lubang tangki Agya dan Ayla adalah 19 koma sekian mili meter, sementara ukuran nozzle Premium itu seharusnya tiga per empat inchi atau sekitar 22 koma mili meter. Jadi sebenarnya sudah bisa menghindari konsumen supaya beli BBM non subsidi,” papar Sudirman di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2014| detik.com).

Menanggapi aturan tersebut, Sudirman MR, Ketua Gaikindo, mengatakan para produsen kendaraan LCGC siap mengikuti aturan tersebut. Ia mengatakan memerlukan waktu sekitar enam bulan bagi para produsen mengubah lubang nozzle mobil LCGC. “Ubah nozzle itu tidak sulit,” kata Sudirman MR.
Saat ini produsen yang sudah menggunakan nozzle hanya untuk BBM nonsubsidi baru dipegang oleh ASTRA Daihatsu Motor, dengan merek Ayla dan Agya.

Updated: April 17, 2014 — 3:54 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons