JANGAN MAIN KASAR LAWAN TIMNAS U-19

JAKARTA, KOMPAS.com – Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengaku kecewa dengan permainan kasar yang ditampilkan Mitra Kukar saat beruji coba melawan Garuda Jaya di Stadion Aji Imbut, Senin (17/3/2014) malam.

Laga tersebut berakhir imbang tanpa gol. Namun, laga berlangsung keras. Beberapa kali, Evan Dimas harus terjatuh karena tekel keras dari tim tuan rumah.

“Kami tidak pikir hasil. Ini kan laga uji coba. Masak jadi perdebatan. Mau draw, menang, atau kalah, yang perlu pembelajaran dari laga uji coba itu. Kemudian kami jadikan bahan evaluasi. Tim ini kan bukan musuh. Ini kan laga uji coba. Cuman  kalau kami sudah dianggap musuh, karena kami tak terkalahkan dan berniat untuk mengalahkan, tujuan uji coba tak tercapai,” kata Indra saat dihubungi, Selasa (18/3/2014).

“Berniat main kasar. Jadi tujuan uji coba tak tercapai. Tapi anak-anak bisa menghadapinya. Kita enggak ada masalah. Kita menyesali seharusnya tim-tim yang melawan kami harus paham bahwa uji coba itu timnas U-19. Tim ini mewakili bangsa mereka. Bukan musuh mereka. Kalau kita ditekan bagaiaman pun, sudah biasa. Namun, jangan main kasar,” sambungnya. 

Updated: March 18, 2014 — 9:56 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons