HARGA MOBIL ‘PASTI’ NAIK DI 2014

Buat masbro dan mbak sis yang masih ngidam-ngidamin mobil baru, kayaknya akhir tahun ini harus segera beli loh, soalnya beberapa pabrikan sudah mengkonfirmasi jika di awal tahun nanti akan ada kenaikan mobil seiring dengan kenaikan harga bahan baku, bahan bakar pembuatan, pajak mobil hingga turunnya nilai tukar rupiah. Mobil mana saja yang udah gak sabaran naikin harga itu?
1. Toyota Agya
Marketing Divisi Head Jakarta I Auto2000, Agus Prayitno Wirawan mengatakan kenaikan harga Toyota Agya di tahun depan akan mengikuti kenaikan harga BBN. Memang belum diketahui akan naik berapa harga jual mobil Agya. Tapi diperkirakan kenaikan tidak akan memberatkan konsumen.
Dia memprediksi kenaikan harga jual antara 10 persen dari pajak kendaraan. Agus sendiri tidak berani memperkirakan berapa kenaikan harga mobil Toyota Agya karena masih menunggu arahan dari Toyota.
2. Suzuki Ertiga.
Dalam daftar harga per 1 Oktober 2013, Suzuki kini mencantumkan harga tipe baru Ertiga Elegant yang merupakan model Ertiga paling mahal. Untuk versi manual, harga Ertiga Elegant dipatok Rp188,7 juta dan versi otomatisnya Rp199,7 juta. Kenaikan harga dengan rentang cukup lebar dialami All New Swift, yakni mulai Rp1 juta hingga Rp3 juta, selain penambahan model baru yakni Swift Sport. Di tahun 2014 nanti bisa jadi harga mobil Suzuki Ertiga dan harga mobil All New Swift bakalan naik lagi.
3. Toyota Avanza, Innova dan Rush
Oktober tadi Toyota menaikkan harga kendaraannya akibat pelemahan rupiah, harga mobil Toyota di Bandung naik Rp2 juta-16 juta (Avanza: Rp 2 juta, Rush: Rp 2 juta, Innova: Rp2 juta) Namun itu saat harga dollar ada di kisaran Rp11.500-an, belum tahu bagaimana saat rupiah kian jeblok ke rate 12.000-an.
4.Suzuki Karimun
Mobil murah Suzuki Karimun Wagon R yang mengikuti program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) dari pemerintah akan mengalami kenaikan harga sejumlah Rp 500 ribuan; “Semua naik ya kita juga naik, ini gara-gara BBN (bea balik nama). Naik sekitar Rp 500 ribuan jadi yang paling mahal tadinya Rp 99,9 juta naik Rp 105 jutaan,” menurut Davy Jeffry Tuilan selaku Seperti yang dikatakan Marketing and DND Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Dia berpendapat bahwa kompetisi mobil LCGC tahun depan akan semakin ketat, tetapi tidak akan membebani konsumen karena kenaikan harga tidak terlalu signifikan.
5. Ford & Chevrolet.
Kemungkinan besar akan menaikkan harga jualnya sebagai langkah untuk mengimbangi terus melemahnya nilai tukar rupiah belakangan ini.“Kenaikan harga akan kami berlakukan pada tahun 2014 mendatang. Kalau untuk saat ini kami masih bertahan dengan harga lama,” ujar Operator Director Ford Kalimantan I Dewa Made Wirya Atmaja kepada Kaltim Post, kemarin (2/12). Meski mengaku akan ada kenaikan, Dewa mengatakan kenaikan tersebut tidak akan terlalu signifikan, yakni berada pada kisaran Rp 5 – 10 juta. Sampai akhir tahun nanti, Dewa memastikan Ford tidak akan mengerek harga jual seluruh variannya.

Penyebab naiknya harga mobil adalah Memburuknya perekonomian nasional yang ditandai tertekannya harga rupiah terhadap dolar AS akan mendorong kenaikan sejumlah harga, termasuk harga jual mobil. Bahkan, menurut Ketua III Gabungan industri kendaraan bermotor Indonesia, Gaikindo, Jhonny Darmawan“Kalau kurs dolar di atas Rp11.000 tetap berjalan dalam beberapa pekan ke depan, maka harga jual mobil pasti naik.” 
 
Updated: December 26, 2013 — 11:38 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

jurnalpagi.com © 2015
Show Buttons
Hide Buttons