KAYA MISKIN ITU SAMA SAJA

Aneh bin ajaib negeri ini. Memang susah mencari negara yang mirip ceritanya dengan negeri ini. Masih adakah yang bisa dibanggakan dari negeri ini? Saya banyak sekali bertemu dengan manusia-manusia aneh yang dibesarkan di tanah ini. Beberapa diantaranya adalah:

1. Orang kaya yang mengaku miskin.

Tengok saja mereka yang memakai kartu Jamkesmas saat berobat dan yang mengambil bantuan tunai dari pemerintah, tanpa malu mereka mempertontonkan gelang emas dan kendaraan roda empat mereka. Padahal mereka punya cukup uang untuk sekedar ikut program asuransi yang lebih berkelas. Tengok juga para pelajar dan mahasiswa yang rela membuat surat keterangan miskin palsu hanya untuk memperebutkan beasiswa yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

2. Orang miskin yang mengaku kaya.

Nah, orang seperti ini lebih banyak lagi di Indonesia. Tingkat konsumsi masyarakat Indonsia sebagai konsumen penikmat teknologi termasuk tinggi di dunia. Hal tersebut membuat sebagian orang rela kredit, pinjam uang dan berhutang. Semakin up to date barang atau kendaraan yang mereka miliki maka semakin tinggi pula keinginan mereka untuk memiliki barang tersebut, walau kenyataannya barang tersebut harus dibeli dengan cara berhutang.

3. Orang kaya yang sok paling kaya.

Ini juga banyak di Indonesia, kebutuhan akan uang adalah kebutuhan mutlak manusia, saat uang tersebut telah bisa mencukupi kebutuhan dasar mereka, maka akan berlanjut kepada kebutuhan sekunder dan tersier mereka. Jika sudah masuk ke area sini, maka keluarlah ego mereka sebagai orang kaya.

  1. Pertama, saya tidak butuh tahu tentang aturan, aturan itu hanya bagi orang miskin.
  2. Dua, saya paling dekat dengan pejabat, pejabat butuh dengan saya.
  3. Tiga, semua bisa dibeli dengan uang.
  4. Empat, saya berada lebih tinggi dimata hukum, hukum bisa diatur.
  5. Lima, saya yang punya tanah dan negara ini, yang lain numpang.

4. Orang miskin yang bangga dengan kemiskinannya

Kenapa bangga? Karena dengan kemiskinannya itu, ia berada di posisi paling bawah dalam strata masyarakat, ia menjadi warga negara yang harus dilindungi dan dikasihani. Yang membuatnya bangga tatkala kemiskinannya itu mendatangkan uang kepadanya dengan cara mengemis. Masalahnya timbul, tatkala mereka yang menjadi pengemis ini mempunyai sifat layaknya seorang koruptor, ingin mendapatkan harta sebanyak-banyaknya sampai lupa diri bahwa ia seorang pengemis. Bahkan di Jakarta, beberapa pengemis mempunyai rata-rata penghasilan 300-500 ribu perhari (sebulan = 9,000,000 hingga 15,000,000). Mencengangkan?

Kenapa tidak ada orang di Indonesia ini yang:

  1. orang kaya namun rendah hati
  2. orang miskin namun tahu diri
  3. orang kaya yang sabar dengan kekayaannya dan dengan hartanya ia berikan demi kemajuan pendidikan dan kesehatan masyarakat, dan
  4. orang miskin yang sabar dengan kemiskinannya dan berjuang untuk keluar dari kemiskinannya

Ah… Beginilah Indonesiaku…

haji walang

foto: haji walang, pengemis di kota jakarta yang ‘sukses’ mengumpulkan uang sebanyak 25 juta rupiah di dalam gerobaknya, yang dikumpulkan untuk naik haji

Loading...

2 Comments

  1. Suka dengan artikel ini..
    Tapi sebenarnya masih ada loh org2 yang bisa dibanggain di negeri ini, meskipun hanya ada 1 berbanding ribuan, namun mari kita doakan agar juah org2 tsb bisa lebih byk lagi 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*